Pusat Layanan Bahasa (PLB) STFK Ledalero mengadakan English Coffee Goes to School (Dok. PLB STFK Ledalero)

Oleh Kontributor Hidup Katolik

Nov 23 2020

FLORES – Setiap satu sampai dua kali sebulan, Pusat Layanan Bahasa (PLB) STFK Ledalero mengumpulkan anak-anak muda di Maumere, Flores meluangkan masa belajar bahasa Inggeris dalam suasana yang santai.

Tujuan utama kegiatan ini adalah mendorong orang muda untuk berani dan membiasakan diri bertutur menggunakan bahasa Inggeris. Kegiatan ini rutin dilaksanakan di cafe-cafe di sekitar Kota Maumere atau di ‘basecamp’ komuniti belia, dengan tidak ada bayaran.

Menjelang ulang tahun PLB STFK Ledalero yang ke-2 pada Mac 2021 tahun depan, PLB mengadakan roadshow bertajuk English Coffee Goes to School ke beberapa sekolah menengah di Maumere. PLB juga mengajak beberapa mahasiswa STFK Ledalero untuk menjadi mentor dalam kegiatan ini.

Roadshow ini telah dimulai pada 14 Nov lalu ketika PLB STFK Ledalero mengunjungi SMAS Katolik St John Paul II Maumere – dan akan berakhir pada Februari tahun depan.

Dalam English Coffee Goes to School, PLB mengajak para pelajar untuk belajar berbicara bahasa Inggeris dengan cara yang menyenangkan, antara lain melalui games di dalam dan luar ruang kelas.

Baru-baru ini, PLB STFK Ledalero melawat sebuah sekolah yang terletak di luar bandar. Guru besar Sekolah tersebut menghargai inisiatif PLB kerana dapat  memberi inspirasi kepada pelajar untuk belajar bahasa Inggeris. Guru besar  itu juga mengungkapkan bahawa bahasa Inggeris adalah salah satu modal yang wajib dimiliki generasi masa kini.

“Anak-anak kita pada masa kini tidak hanya dapat memiliki kecerdasan secara akademik, mereka juga harus menguasai teknologi informasi dan bahasa Inggeris. Tiga hal ini adalah modal utama mereka di masa depan,” kata guru besar itu.

Seorang peserta English Coffee Goes to School, mengakui dirinya mendapat motivasi untuk lebih bersemangat belajar bahasa Inggeris. “Biasanya Bahasa Inggeris adalah pelajaran yang paling tidak saya sukai. Tetapi, kehadiran PLB membuat saya merasa belajar bahasa Inggeris itu menyenangkan. Saya ingin agar dapat berdialog dalam bahasa Inggeris seperti kakak-kakak dari PLB,” kata peserta itu.

Sementara itu, Ketua STFK Ledalero, P Otto Gusti Madung, SVD, mengatakan English Coffee adalah bentuk pengabdian STFK Ledalero terhadap masyarakat. “Ledalero tidak hanya bekerja untuk mahasiswa-mahasiswinya tetapi juga untuk masyarakat, salah satunya ialah melalui English Coffee ini. – Hidup Katolik